Guru SMA Negeri 7 Pekanbaru mulai memanfaatkan Napkin AI sebagai media visual interaktif untuk mendorong partisipasi siswa dan menstimulasi proses pembelajaran di kelas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menguatkan budaya belajar yang aktif dan kreatif melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di ruang kelas.

Inovasi Visual Interaktif di Kelas
Napkin AI adalah platform berbasis kecerdasan buatan yang mengubah teks menjadi berbagai bentuk visual seperti diagram, infografik, mind map, dan alur proses hanya dari instruksi sederhana guru. Di SMA Negeri 7 Pekanbaru, guru memanfaatkannya untuk mengilustrasikan konsep sulit, membuat peta konsep materi, hingga menyajikan rangkuman pelajaran dalam bentuk visual yang mudah dipahami siswa.

Melalui visual yang dihasilkan Napkin AI, guru dapat mengubah penjelasan abstrak menjadi gambar yang konkret sehingga lebih mudah ditangkap oleh siswa dengan berbagai gaya belajar. Visual tersebut kemudian ditampilkan lewat proyektor, disisipkan ke slide presentasi, atau dibagikan ke gawai siswa untuk menunjang diskusi kelompok dan presentasi di kelas.

Meningkatkan Partisipasi dan Stimulus Pembelajaran
Penggunaan visual interaktif dari Napkin AI terbukti membantu guru mengajak siswa lebih aktif bertanya, mengemukakan pendapat, dan terlibat dalam analisis materi. Guru dapat dengan cepat membuat mind map bersama siswa, misalnya di akhir pembelajaran, sehingga siswa terdorong menyusun ulang konsep dengan bahasa mereka sendiri sambil melihat hubungan antar gagasan.
Visual yang jelas dan ringkas juga membantu siswa yang cenderung pasif untuk ikut serta, karena mereka dapat merujuk langsung pada diagram atau infografik saat menyampaikan jawaban. Di sisi lain, guru memanfaatkan visual sebagai stimulus awal berupa gambar alur, skema, atau situasi masalah untuk memancing diskusi, debat kelas, maupun kerja kelompok berbasis proyek.
Harapan ke Depan
Melalui pemanfaatan visualisasi Napkin AI, guru di SMA Negeri 7 Pekanbaru berharap pembelajaran di kelas menjadi lebih menarik, partisipatif, dan menantang bagi siswa. Ke depan, sekolah menargetkan pemanfaatan Napkin AI tidak hanya untuk penyajian materi, tetapi juga sebagai alat bagi siswa untuk membuat produk visual mereka sendiri, seperti peta konsep, poster digital, dan infografik tugas proyek.
Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat keterampilan abad 21 siswa, khususnya kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi visual, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan pembelajaran di era digital

Teknologi sebagai media pembelajaran semakin berkembang seiring dengan perubahan zaman, Pemanfaatan platform AI (artificial inteligen) atau dalam Bahasa Indonesia kita kenal dengan istilah kecerdasan buatan sebagai sumber pembelajaran interaktif menjadi sebuah keharusan yang harus dikuasai oleh seorang Guru pada era teknologi informasi dan komunikasi. Dalam dunia pendidikan yang dinamis, beberapa tahun terakhir ini telah mengajarkan kita bahwa perubahan itu tidak pernah berhenti. Kelas tradisional berkembang dengan pesat berkat kekuatan perubahan dari AI (kecerdasanbuatan). 78% pengajar berminat menerapkan AI ke dalam kelas. Jadi jelas bahwa mereka sangat bersemangat dengan potensi AI. Para pengajar mencari cara untuk menyempurnakan pelajaran, menumbuhkan kreativitas, dan mengurangi pekerjaan administrasi manual.
Namun, 93% pengajar mengaku tidak tahu harus mulai dari mana untuk menggunakan alat bantu ini, yang menunjukkan bahwa pengajar membutuhkan lebih banyak dukungan agar dapat mengikuti pesatnya perkembangan teknologi. Hasil penelitian ini secara jelas menyoroti antusiasme yang tinggi di antara pengajar untuk menjelajahi potensi AI dalam kelas mereka, dan kita perlu bekerja sama demi menjembatani hambatan pengetahuan serta memberikan dukungan yang dibutuhkan para pengajar.

Pelatihan yang di taja oleh kelompok dosen fakultas ilmu computer universitas lancang kuning yang diharapkan dapat membantu peserta Didik (guru) di dalam mengkonsep dan mempersiapkan bahan ajara mereka sebelum masuk mengajar di dalam kelas.
ujar : Didik Siswanto.M.Kom.MTA dkk