Pekanbaru – Tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Lancang Kuning (Unilak) sukses melaksanakan kegiatan Pelatihan Literasi Digital dan Deteksi Hoaks bagi murid SMA Negeri 18 Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung di laboratorium komputer sekolah ini diikuti oleh 20 orang peserta didik dan berjalan dengan antusiasme tinggi dari para murid selama sesi berlangsung.

Dalam pelatihan tersebut, murid dikenalkan pada kerangka berpikir SIFT (Stop, Investigate, Find, Trace) sebagai metode praktis untuk memverifikasi kebenaran sebuah informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Para peserta juga dibimbing langsung mempraktikkan sejumlah tools verifikasi digital, seperti penelusuran gambar terbalik (reverse image search), situs basis data cek fakta, hingga teknik penelusuran jejak arsip sebuah laman berita. Praktik dilakukan secara langsung di depan komputer, dengan tim pendamping berkeliling membantu murid yang mengalami kendala teknis.
Antusiasme murid terlihat dari keseriusan mereka mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi, demonstrasi tools verifikasi, hingga sesi praktik mandiri di depan layar komputer masing-masing. Tidak hanya murid, kepala sekolah beserta jajaran guru TIK SMA Negeri 18 Pekanbaru turut mendampingi jalannya kegiatan dari awal hingga akhir, menunjukkan dukungan penuh pihak sekolah terhadap program peningkatan literasi digital bagi peserta didiknya.

Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan derasnya arus informasi di era digital, khususnya di kalangan pelajar yang menjadi salah satu kelompok paling aktif menggunakan media sosial. Melalui pelatihan ini, murid diharapkan tidak hanya mampu mengenali ciri-ciri konten hoaks, tetapi juga terbiasa menerapkan langkah verifikasi sebelum menyebarkan informasi kepada orang lain.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program pengabdian kepada masyarakat Unilak yang menyasar peningkatan kapasitas digital masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Ke depan, tim berharap kolaborasi antara Unilak dan SMA Negeri 18 Pekanbaru dapat terus berlanjut, guna memperluas jangkauan edukasi literasi digital ke sekolah-sekolah lain di Kota Pekanbaru.
